Sejarah Puma dan Adidas, Brand 2 Saudara yang Terbentuk karena Pertikaian dan Perselingkuhan Pendirinya

    Sejarah Puma dan Adidas, Brand 2 Saudara yang Terbentuk karena Pertikaian dan Perselingkuhan Pendirinya

    Sejarah Puma dan Adidas sbobetcb.com Tak bisa dipungkiri jika Puma dan Adidas adalah brand sepatu yang cukup mendapat tempat di hati penggemarnya. Bahkan masyarakat Indonesia sangat menggandrungi kedua brand tersebut. Namun siapa sangka jika pendiri Puma dan Adidas adalah dua saudara yang awalnya bertikai?

    Sejarah Brand Puma Dan Adidas

    Sejarah Puma dan Adidas, Brand 2 Saudara yang Terbentuk karena Pertikaian dan Perselingkuhan Pendirinya

    Dimulai pada tahun 1920-an, saat itu Perang Dunia 1 telah selesai. Dua orang pemuda dari Kota Herzogenaurach, Jerman bertekat mendirikan sebuah pabrik sepatu olah raga. Adalah Rudolf Dassler dan Adolf Dassler, mereka mewarisi pabrik sepatu buatan ayahnya yang bernama Gebrüder Dassler Schuhfabrik.

    Di tempat itu mereka tak bekerja dalam satu difisi. Adolf bertugas sebagai perancang sepatu sedangkan Rudolf bekerja mengurusi penjualan dan distribusi. Keduanya terpaksa berpisah lantaran sebuah pertikaian.

    Tak ada yang tahu secara pasti mengapa keduanya bertikai. Namun beberapa alasan yang sering diungkapkan adalah karena tiga alasan.

    Perselisihan Pemilik Brand Adidas dan Puma

    Pertama adalah karena Rudolf berselingkuh dengan Adolf yang bernama Kathe. Ini yang membuat keduanya saling bertikai. Alasan kedua adalah karena adanya perbedaan pandangan politik.

    Sedangkan alasan ketiga adalah karena adanya serangan sekutu dari udara. Saat itu diceritakan Adolf dan istrinya berlari ke sebuah tempat pengungsian. Ia mendengar Rudolf sudah lebih dulu di pengungsian bersama istrinya. Mengetahui hal itu Rudolf mengumpat dengan umpatan sangat kasar dalam bahasa Jerman.

    Mendengar hal tersebut Adolf sangat marah. Rudolf sendiri berdalih bahwa umpatan itu dimaksudkan untuk sekutu yang membom tempat tinggal mereka.

    Sejak saat itulah keduanya berpisah dan memutuskan untuk berjalan sendiri-sendiri. Tahun 1940-an Rudolf mendirikan pabrik baru yang diberi nama Ruda, atau sekarang lebih dikenal dengan Puma.

    Sedangkan Adolf menjalankan pabrik warisan ayahnya dan mengganti nama Gebruder Dassler jadi Adidas. Kedua brand sepatu itu mendunia bahkan pasarannya sampai ke Indonesia.