Tag: Louis Vuitton

    Louis Vuitton Rilis Tas Mirip Kaleng Cat

    Louis Vuitton Rilis Tas Mirip Kaleng Cat

    Louis Vuitton Rilis Tas Mirip Kaleng Cat

    Louis Vuitton merilis koleksi fashion pria terbaru untuk Fall/Winter 2022. Ada satu item yang menarik perhatian netizen, ialah tas berbentuk tabung dengan warna-warna mencolok.
    Tas dengan enam alternatif Situs Slot88 warna itu terbuat dari material kulit. Formatnya bulat menyerupai tabung dengan artikel ‘Exterior Louis Vuitton’ pada bagian atas serta logo monogram ‘LV’ di tengah.

    Diperhatikan dari website resminya, tas hal yang demikian dijual seharga USD 2,850 atau sekitar Rp 42,4 juta. Dalam keterangannya di deskripsi, tas ini berbahan utama judi slot online canvas dan kulit sapi, sementara lining-nya terbuat dari microfiber.

    Masyarakat malah diwujudkan tergelitik dengan format tas yang mirip kaleng cat ini. Beberapa memuji kreativitas Louis Vuitton yang ‘out of the box’, ada pula yang mencibir, sebab bentuknya tak tampak seperti tas mahal.

    “Gentong cat di rumah gue dapat gue pake jadi tas,” tulis salah satu netizen.

    ‘Terlihat seperti tisu gulung,” kritik netizen lain.

    “Senantiasa berharap punya kaleng cat sendiri. Sekarang seluruh Slot RTP kemauan dan mimpiku jadi kongkrit,” timpal netizen lagi.

    Tas dengan format unik ini buktinya memang terinspirasi dari kaleng cat. Di website belanja online resmi Louis Vuitton, tas ini malah diberikan nama LV Paint Can.

    Tas yang muat untuk menyimpan dua hand phone dan perlengkapan esensial lainnya ini ialah salah satu dari koleksi terakhir yang dirancang Virgil Abloh untuk Louis Vuitton. Seperti dikenal, Virgil Abloh meninggal dunia meninggal dunia di usia 41 tahun pada 28 Desember 2021.

    Perancang busana asal Ghana ini berpulang tiga tahun setelah ditunjuk sebagai direktur artistik divisi busana pria Louis Vuitton. Sepanjang kariernya, Virgil Abloh dikenal sebagai visioner di industri fashion dengan karya-karya uniknya.

    Sosoknya juga dianggap sukses mengangkat fashion high-street yang awalnya cuma berada di ‘jalur’ hingga dapat bersanding dengan brand mewah dan high-end.